Radio Streaming

 

Berita Populer

Satu Bunga Bangkai itu Sempat Dibabat Warga

Post on 19 December 2017
by Redaksi

Green-Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau kembali menemukan bunga bangkai - Amorphopallus gigas di Desa Petai, Kecamatan Sengingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Bunga bangkai tersebut diketahui oleh KSDA Riau pada Minggu (10/12/2017 lalu. Bunga bangkai di Desa Petai ini tumbuh setinggi 2,8 meter. Bunga ini lebih pendek dibandingkan bunga bangkai sejenis yang ditemukan di Cagar Alam Bukit Bungkuk – Kampar dengan tinggi 3,97 meter.

Raka Lehoya, anak dari pemilik kebun yang ditemukannya bunga bangkai ini kepada green radio mengatakan, seharusnya ada dua bunga bangkai yang tumbuh. Namun orangtuanya sempat membabat satu bunga yang dikiranya rumput. Bunga itu sendiri tumbuh di ladang jeruk.

“Bapak lihat itu kayak rumputan berbentuk jantung, terus dibabat. Itu kebun jeruk. Luasnya sekitar 2 hektar,” kata Raka, Selasa (12/12/2017)

Setelah pembabatan tersebut, orangtua Raka kembali menemukan tanaman serupa. Karena penasaran, dia membiarkannya tumbuh. Selang waktu satu bulan, tanaman itu tumbuh tinggi. Kemudian orangtuanya menceritakan tanaman tersebut.

“Setelah bapak cerita, saya bilang, apa seperti ini gambarnya? Saya lihatkan gambar dari internet. Dibilangnya iya. Terus saya cek ke kebun untuk memastikan. Kemudian benar itu bunga bangkai, saya foto. Saya kirim ke atasan di BKSDA,” jelas Raka yang juga merupakan anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP).

Bunga tersebut terus dipantau untuk dilihat perkembangannya. Amorphopallus gigas adalah bunga raksasa endemik Sumatera. Bunga ini tumbah di dataran rendah dengan ketinggian maksimal 900 meter dari permukaan laut.