Radio Streaming

 

Berita Populer

Ribuan Buruhnya Demo di Kantor Gubernur Riau, Ini Pembelaan RAPP

Post on 24 October 2017
by Redaksi

Green-PT RAPP mengaku telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh pekerjanya untuk tidak menggelar aksi pada Senin (23/10/2017). Bahkan jauh-jauh hari perusahaan milik taipan Sukanto Tanoto ini juga telah menyurati para pemasok dan mitra kerjanya untuk tenang sebagai tindak lanjut surat peringatan yang dilayangkan Menteri LHK kepada perusahaan.

“Sejak menerima surat peringatan kedua, sebagai perusahaan yang bertanggung jawab, kami wajib memberi informasi kepada pimpinan kontraktor, pemasok dan mitra bina tentang situasi yang terjadi agar tetap tenang. Dan setelah SK pembatalan Rencana Kerja Usaha (RKU), kami juga mengimbau kepada Serikat Pekerja agar menjaga suasana  tetap kondusif dan tidak melakukan aksi unjuk rasa,” demikian rilis RAPP di situs grup perusahaan, APRIL.

Menanggapi pernyataan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bahwa RAPP mengumbar isu pencabutan izin operasional, perusahaan milik taipan Sukanto Tanoto ini menyatakan tidak pernah menyatakan hal tersebut.

Bahkan saat konferensi pers yang digelar RAPP pada 19 Oktober lalu, PT RAPP hanya menyatakan dengan batalnya RKU maka Rencana Kerja Tahunan (RKT) menjadi tidak berlaku sehingga kegiatan operasional Hutan Tanam Industri (HTI) di lapangan berhenti.

Selama sepakan terakhir, Menteri LHK dan RAPP saling mengeluarkan pernyataan di media. Namun isu yang santer muncul di media adalah ancaman perusahaan tentang kemungkinan mengambil kebijakan pemutusan hubungan kerja. Puncak keributan ini, ribuan pekerja RAPP berunjuk rasa di Kantor Gubenur Riau, Senin (23/10/2017) dan hari ini Menteri Siti Nurbaya memanggil perusahaan. (mala)